Arsip Bulanan: November 2014

Crisp

Saya menyukai permainan piano yang cepat dan bernada tinggi. Saking sukanya saya tidak bisa membayangkan cepatnya jemari yang memainkannya. Energetik dan subtil. Bagi saya itu merupakan sebuah harmoni. Ditambah dengan alunan serulingnya yang seakan mengundang pertanyaan kepada pendengar.

Lagu ini mengingatkan saya pada Fantaisie Impromptu-nya Chopin dan Hungarian Rhapsody No. 2-nya Liszt. Apakah musik ini merupakan aransemen dari musik klasik yang tidak saya ketahui? Insting ini juga pernah menembakkannya ke lagu-lagu yang lain. Yah, lagu-lagu berinstrumen piano, alat musik tiup, ataupun gesek menjadi “korban penembakan” itu (karena lagu yang dimaksud sesuai dengan selera musik klasik saya, seperti Pavane dalam mesin Pump It Up).

Jika Crisp dijadikan sebuah soundtrack film atau trailer, dengan genre psycho-thriller, mystery, atau semacam slice of life, film ini akan berkisah mengenai seseorang yang gundah mencari jati dirinya. Tanpa ia sadari, sesuatu telah mengubahnya 180 derajat (pohon). Dalam ratapannya, fragmen-fragmen ingatan hidupnya terilustrasikan (dedaunan yang gugur). Manis-pahit hidupnya akan terlihat (lilin) dan tentunya menjawab “apa” dan “mengapa” yang ia tanyakan (akar pohon). Biasanya terkait dengan hubungan si tokoh dengan orang-orang dekat di sekitarnya.

Gagasan kasar. Belum terdetailkan. Simply an idea of nowhere. Mungkin Anda dapat mengembangkannya lebih lanjut. Bagaimana?

Catatan :

Crisp : (of a way of speaking or writing) briskly decisive and matter-of-fact, without hesitation or unnecessary detail ; (of the weather) cool, fresh, and invigorating.

Iklan